Nokia Prototype with Wireless Recharge


Teknologi penghantaran tenaga listrik nirkabel/wireless tampaknya semakin dekat. Setelah beberapa percobaan tingkat laboratorium berhasil menyalakan bohlam lampu, maka pengisian daya laptop dan ponsel tanpa harus memasang charger tampaknya tinggal menunggu waktu.

Saat ini Nokia sedang mengembangkan teknik pengisian daya ponsel yang diklaim sangat unik. Caranya adalah dengan memanfaatkan gelombang radio yang banyak bersliweran di udara dan mengubahnya menjadi energi yang dapat dimanfaatkan.

Meskipun paradigma tradisional sistim tenaga listrik nirkabel adalah adanya pemancar dan penerima, sistim yang dipergunakan Nokia ini menjadi unik karena menggunakan gelombang TV, radio atau ponsel – yang kesemuanya tersedia bebas di udara dan dapat dikatakan terbuang percuma. Nokia akan menangkap beberapa/keseluruhan energi elektromagnetik tersebut dan mengubahnya menjadi tenaga listrik yang dapat digunakan mengisi tenaga ponsel. Ide ini adalah ide Tesla 100 tahun yang lalu meskipun dalam skala yang sangat kecil.

Diharapkan energi elektromagnetik yang bersliweran tersebut akan menjadi energi alternatif untuk kebutuhan rumah maupun kantor, walaupun untuk tahap awal hanya menjaga agar ponsel tetap hidup. Saat ini Nokia sudah dapat memproduksi tenaga sebesar 5 miliwatt dari udara. Jangka pendek akan dikembangkan menjadi 20 miliwatt dan 50 miliwatt untuk tahap selanjutnya. Meskipun belum mampu membuat posel tetap menyala, tetapi paling tidak akan membuat recharge ponsel menjadi lebih cepat. Secara teori sumber energi ini tidak terbatas.

Diharapkan teknologi ini dapat dikomersialkan dalam tiga sampai lima tahun mendatang.

Bintang Raksasa Mengkerut


Sebuah bintang raksasa yang sangat terkenal dari rasi bintang Orion diberitakan telah mengkerut dalam 15 tahun terakhir dan hal ini belum dapat dijelaskan penyebabnya.

Betelgeuse, sebuah bintang merah super besar yang saat ini dianggap sedang memulai akhir hidupnya biasanya mereka akan membesar sampai 100 kali ukuran aslinya sampai kemudian meledak sebagai supernova atau runtuh membentuk lubah hitam tanpa ledakan.

Betelgeuse menjadi salah satu dari 10 obyek langit yang paling diminati para astronom. Pengukuran pada tahun 1993 menunjukkan bintang ini memiliki radius 5,5 juta unit astronomi (AU), dimana satu AU sama dengan jarak rata-rata bumi-matahari sejauh 93 juta mil atau 150 juta kilometer. Besarnya pengkerutan radius betelgeuse ini diperkirakan sejauh orbit planet Venus.

Charles Townes, Profesor Emeritus Fisika dari Berkeley mengatakan akan tetap memantau bintang ini beberapa tahun ke depan untuk memastikan apakah bintang ini tetap berkontraksi atau kembali membesar. Townes memenangkan hadiah Nobel pada tahun 1964 di bidang fisika dengan penemuan laser dan maser (microwave laser).

The finding was also published June 1 in the Astrophysical Journal Letters.

8 Hours Non-Stop Acer Aspire Timeline Testing


Kemarin (8/6) Acer membuktikan daya tahan produk terbarunya, Aspire Timeline selama 8 jam di siaran 8 jam non-stop dalam acara Good Morning di salah satu radio ternama di Jakarta.

Aspire Timeline adalah notebook terbaru dari Acer yang didesain tipis dan ringan, tidak panas seperti notebook kebanyakan dan dilengkapi dengan baterai yang mampu bertahan sampai 8 jam+*. Kemampuan baterai yang lebih lama ini dimungkinkan dengan adanya Acer Powersmart Key yang mengatur komsumsi daya listrik dalam notebook. Keunggulan lainnya, Aspire Timeline tidak panas seperti notebook thin & light lainnya karena Aspire Timeline menerapkan Intel Laminar Wall Jet, teknologi pendingin terkini yang digunakan pada mesin jet modern sehingga menghasilkan udara yang lebih rendah dari notebook kebanyakan. Aspire Timeline telah tersedia di pasar mulai 28 Mei 2009, dalam dua model: 13.3” dan 14”.

Selama 8 jam tersebut, acara uji produk ini dibagi dalam 8 segmen yang membicarakan tentang teknologi dan fitur dari Aspire Timeline dengan mendatangkan beberapa praktisi teknologi informasi, blogger dan selebriti blogger yang akan membahas teknologi revolusioner pada Aspire Timeline, serta berbagi topik-topik terkini seputar dunia teknologi informasi. bagaimana aplikasi teknologi dapat meningkatkan kualitas dan kenyamanan hidup pengguna.

Dalam acara tersebut hadir Dedy Irvan, Kepala Lab Majalah CHIP yang menjelaskan, sebagai Kepala Lab ia mendapat kesempatan untuk menguji performa berbagai produk notebook, terutama yang mengusung teknologi baru. Dedy membagi hasil uji lab yang dilakukannya bahwa dalam kondisi bekerja penuh dan terhubung dengan WiFi, Aspire Timeline dapat bekerja hingga 8 jam, sementara saat diuji tanpa WiFi ternyata unit tersebut dapat bekerja lebih dari 10 jam.

Sementara, berbicara mengenai teknologi Intel Laminar Wall Jet, hadir salah satu wartawan senior aeronautika, Dudi Sudibyo yang khusus diundang untuk menjelaskan teknologi pendingin udara Intel Laminar Wall Jet yang direplika dari sistem pendingin di pesawat jet, beliau menjelaskan, “Pada pesawat terbang, udara panas langsung disalurkan ke dalam pipa dengan cepat untuk menghindari akumulasi udara panas yang terkonsentrasi pada satu area yang berpotensi menimbulkan ledakan pada mesin. Hal yang sama kini diaplikasikan pada Aspire Timeline.” Untuk itu, teknologi ini sangat penting bagi kenyamanan pengguna, karena dengan demikian udara panas tidak terpusat hanya pada satu titik, melainkan langsung disalurkan secara merata untuk kemudian langsung dikeluarkan. Hal ini menghasilkan notebook yang tidak panas seperti notebook kebanyakan dan memberi kenyamanan pada pengguna dalam menggunakan notebook yang ‘sesungguhnya’, yaitu memiliki baterai yang tahan lama, desain yang tipis dan ringan, dan tidak panas saat bersentuhan dengan kulit.

Bagi para peminat notebook yang tidak sempat mengikuti secara langsung live streaming 8 jam non-stop Aspire Timeline, dapat mengakses ke www.8hourslife.com untuk menyaksikan rekaman pengujian produk notebook secara live yang pertama kali diadakan di Indonesia.

Apple Tablet will Launch in 2010


Saatnya Apple menundukkan wajahnya, melirik pangsa pasar menengah dimana selama ini mereka tidak pernah bermain. Realitanya memang terdapat gap yang lumayan besar antara produk-produk Apple, dimana MacBook berharga di atas 1.000 dolar, sementara iPod Touch (32GB) hanya sekitar 400 dolar. Nah tablet touchscreen yang rumornya bakal diluncurkan 2010 ini berharga antara 500 dolar sampai 700 dolar.

Apple sendiri mungkin akan menolak seandainya proyek mereka ini dikategorikan sebagai netbook.

Saat ini berkembang rumor yang menyebutkan bahwa Apple sedang mengembangkan iPod layar besar, sekitar 7 sampai 9 inci dengan kemampuan layar sentuh. Lumayan besar utnuk film-film HD dan mungkin akan memberi pengalaman baru untuk para gamer.

Naga-naga rumor ini benar adalah dengan akuisisi low power processor desaigner chip PA Semi yang dilakukan Apple setahun yang lalu. Jika benar tampaknya Apple masih bakal kesulitan menembus pasar dan menentukan target marketnya, mengingat produk-produk Apple sangat eksklusif dan dikenal sangat mahal, khususnya bila sudah sampai di Indonesia. Ya toh......

Beware of Windows 7 Untrusted Sources


Kamis (7/5) kemarin Microsoft memperingatkan para pen-download Sistem Operasi Windows 7 untuk mewaspadai OS yang diunduhnya tersebut. Diperkirakan beberapa hackers telah menyusup dalam sistim operasi Windows 7 dan menyebarkannya kepada umum.

“Masyarakat perlu untuk memperhatikan sumber yang dipercaya untuk pengunduhan OS ini”, ungkap Joe Williams, GM Worldwide Genuine Windows. “Dalam beberapa hari lalu kami telah menerima laporan adanya Windows 7 yang ditawarkan untuk di-download yang telah dimodifikasi untuk menanamkan malware dalam PC pen-download-nya.

Microsoft memperkirakan kerugian akibat pembajakan software di dunia mencapai 45 milyar dolar setahun dan telah menyebabkan pengguna software sangat rentan akan pencurian data, kerusakan sistem dan hilangnya data. Microsoft sendiri mengklaim Windows dengan berbagai versinya saat ini menguasai 90 persen pangsa pasar OS.

AFP

Twapple or Applitter?


Apple dan Twitter dikabarkan sedang terlibat pembicaraan serius mengenai kemungkinan pengambilalihan Twitter oleh Apple senilai 700 juta dolar. Jika pembicaraan ini menemui titik temu, maka secara resmi akan diumumkan Juni mendatang dalam Apple's annual Worldwide Developers Conference di San Jose.

Angka 700 juta dolar (460 juta poundsterling) muncul setelah Twitter dikabarkan menolak tawaran Apple yang pertama sebesar 500 juta dolar plus saham Facebook, dan menurut sumber terdekat Twitter, tampaknya tawaran Apple kali ini bakalan sulit ditampik

Saat ini Twitter memang belum menemukan model bisnis yang harus dijalani untuk menangguk uang dari 6 juta penggunanya dan 1.300 persen pertumbuhan usahanya. Kemungkinan terdekat adalah mengintegrasikan Apple dengan Twitter dalam iPhone atau Mac. Tweetie adalah aplikasi dalam iPhone yang saat ini menjadi primadona untuk menghubungkan pengguna iPhone dalam Twitter.

Kita tunggu saja...

Plasmacluster Ion (PCI) Efficacy Against Swine/Bird Flu


Kekhawatiran ancaman virus flu kembali merebak setelah flu burung dengan munculnya virus flu babi (H1N1) dan flu burung (H5N1). Dengan Plasmacluster Ion (PCI) dari PT Sharp Elektronik Indonesia, masyarakat dapat menarik nafas lega, sebab teknologi PCI tersebut diklaim dapat mengurangi ancaman tersebut.

Konsentrasi ion yang tinggi yang dihasilkan Air Purifier Sharp ini menurut penelitian Fakultas Kedokteran UI mampu membunuh virus flu H1N1 sampai 90-99 persen. PCI ini juga mampu mempercepat pemurnian udara ruangan dengan menonaktifkan mikroba, debu dan bau tak sedap dalam ruangan.

Disamping Kireion Air Purifier yang lebih duahulu meluncur di pasaran saat ini juga tersedia produk pemurni udara terbaru yang mempu memproduksi ion dengan kepadatan tinggi. Kedua jenis High Density Ion Generator itu adalah IG-A10E untuk pemakaian pribadi dengan luas ruangan yang disarankan maksimal 10 m2. Tipe ini cocok untuk kamar bayi atau meja kerja. Sedangkan Ion Generator IG-A20E ditujukan untuk pemakaian rangan yang lebih besar seperti area publik, ruang rapat sampai seluas 23 m2.

Produk Plasmacluster Ion ini telah diaplikasikan Sharp dalam setiap produknya di Indoneisa seperti AC, Lemari Es dan Air Purifier. Di Jepang sendiri PCI telah dikembangkan dalam berbagai macam aplikasi industri seperti AC mobil, lift dan kereta listrik.

Menurut Takashi Suzuki, Division Deputy General Manager & Department General Manager Product Planning Department Air-Conditioning System Division Health and Environtment System Group Sharp Corporation, ini adalah Visi Sharp menuju tahun 2012 dengan turut berkontribusi pada dunia melalui bisnis yang sadar lingkungan dan kesehatan dengan fokus pada produk-produk penghasil energi dan hemat energi.

Sementara Asisten GM Home Appliances PT Sharp Elektronik Indonesia, Andry Adi Utomo, mengatakan bahwa teknologi PCI ini memegang peranan penting dengan mendongkrak penjualan produk-produknya. Dijelaskan pula bahwa PCI telah dikembangkan sejak tahun 2000 dan diaplikasikan di setiap produknya di Indonesia sejak 2002.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Design Blog, Make Online Money